Kenapa Tim-Tim Inggris Kesulitan di Liga Champions, Ini Pandangan Pochettino | Berita Bola Terbaru

0
20





London – Tim-tim Inggris belakangan kesulitan di Liga Champions. Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino punya pandangan soal hal tersebut.

Belum ada lagi tim Inggris di final Liga Champions, sejak terakhir kali juara pada 2011/2012 silam. Artinya dalam lima tahun terakhir Inggris sudah absen di final turnamen itu, padahal di lima tahun sebelumnya ada empat wakil mereka di laga puncak.

Dalam lima edisi terakhir, tim-tim Spanyol mendominasi dengan empat kali jadi juara dalam empat tahun berurutan. Sementara satu edisi lainnya dimenangi tim Jerman. Italia sudah dua kali mengirimkan wakil di final, meski selalu kandas.

Menurunnya keterlibatan tim-tim Inggris di final Liga Champions disebut Pochettino karena persaingan di Premier League yang semakin sengit. Hal itu membuat fokus tim-tim top Inggris semakin diarahkan ke sana.

“Premier League adalah kompetisi utama untuk setiap pemain yang tampil di Premier League. Kalau di Italia, nuansanya adalah Liga Champions merupakan kompetisi terpenting di dunia. Tapi di kultur Inggris, Premier League adalah yang terpenting. Dan Piala FA,” ungkapnya seperti dikutip Sky Sports.

“Liga Champions dan Liga Europa itu penting, tapi tak di level yang sama. Itu sangat sulit dijelaskan di luar Inggris, cuma kalau Anda ada di sini Anda bisa menyadari Premier League itu masif bagi setiap klub, dan juga para pemain.”

“Di Spanyol atau Italia, mereka memprioritaskan Liga Champions ketimbang liga domestik. Dan tim-tim di level lainnya memprioritaskan Liga Europa ketimbang liga domestik. Itu masif,” imbuhnya.

Manajer asal Argentina itu juga menyebut bahwa jeda musim dingin setidaknya akan membantu tim-tim Inggris tampil lebih baik. Meski demikian, mengubah kultur di Inggris akan sulit.

“Periode sibuk ada di masa Natal, ketika kompetisi-kompetisi lain seperti La Liga, Serie A, dan Bundesliga beristirahat dan tak bertanding. Konsekuensinya adalah tak tiba dalam kondisi terbaik di momen-momen kunci Liga Champions dan Liga Europa,” sambung Pochettino.

“Tapi kami tak bisa mengubahnya. Begitulah Inggris, itulah kulturnya dan kami harus bersikap cerdas untuk menemukan cara lain agar tampil kompetitif,” tandasnya.

(raw/nds)

NO COMMENTS